KOTA BEKASI – Penguatan ekosistem halal di Kota Bekasi membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar pelaku UMKM memperoleh dukungan yang memadai dalam menghadapi Wajib Halal Oktober 2026.
Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, mengatakan pemerintah, BPJPH, lembaga pendamping, perguruan tinggi, komunitas, dunia usaha, dan pelaku UMKM perlu bergerak bersama. Kolaborasi tersebut dibutuhkan untuk memperkuat edukasi, pendampingan, serta fasilitasi sertifikasi halal.
“Kita membutuhkan kolaborasi yang menghasilkan UMKM lebih siap, produk lebih berkualitas, konsumen lebih terlindungi, dan ekonomi daerah semakin kuat,” tegas Wiwiek.
Pernyataan itu disampaikannya dalam Webinar Internasional bertema “Strategi Pelaku Usaha Membangun Keunggulan Bisnis Melalui Sertifikasi Halal”, Selasa (1/9/2026). Webinar dilaksanakan secara daring melalui Zoom mulai pukul 09.00 WIB.
Wiwiek menjelaskan, sertifikasi halal memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan daya saing produk. Karena itu, pelaku usaha tidak semestinya melihat kebijakan wajib halal sebagai beban.
Menurutnya, sertifikasi juga dapat menjadi momentum pembenahan usaha. Pelaku UMKM didorong menata legalitas, memastikan kejelasan bahan baku, menjaga kebersihan proses produksi, serta memperbaiki sistem penyimpanan, pengemasan, dan administrasi.
Literasi halal juga perlu diperluas karena konsep halal mencakup seluruh tahapan pengolahan dan penyajian produk. Pemahaman yang utuh akan membantu pelaku usaha memenuhi standar sekaligus meningkatkan profesionalitas.
Wiwiek menyebut Kota Bekasi memiliki potensi UMKM yang kuat pada sektor kuliner, fesyen, kerajinan, dan produk kreatif. Meski demikian, kreativitas harus disertai kualitas, legalitas, dan standar yang mampu memberikan jaminan kepada konsumen.
Melalui kerja bersama dan persiapan sejak dini, penerapan Wajib Halal Oktober 2026 diharapkan mampu mendorong produk lokal memasuki pasar yang lebih luas. Sertifikasi halal juga diharapkan menjadi kekuatan baru bagi pertumbuhan UMKM dan perekonomian Kota Bekasi.
