KOTA BEKASI – Pertandingan sepak bola antarwarga Pekayon tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan di lapangan, tetapi juga diharapkan menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkembang.
Turnamen tersebut resmi dibuka Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe di Lapangan Sepak Bola Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan.
Abdul Harris menandai pembukaan pertandingan dengan tendangan kick-off sebelum memberikan pesan kepada peserta dan masyarakat yang hadir.
Ia mengatakan sepak bola memiliki daya tarik kuat di kalangan anak muda dan dapat menjadi media yang efektif untuk menyalurkan energi, minat, serta bakat mereka ke kegiatan yang produktif.
“Menjadi semangat kita bagaimana memfasilitasi hobi anak-anak muda Kota Bekasi dan bakat-bakat hebat warga Pekayon, khususnya di bidang sepak bola,” ujarnya.
Menurut Abdul Harris, keberadaan ruang bermain dan kompetisi di lingkungan masyarakat perlu terus dijaga. Selain melatih kemampuan teknis, sepak bola juga menanamkan nilai kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan sportivitas.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat membuka kesempatan bagi lebih banyak anak muda Kota Bekasi untuk aktif berolahraga dan mengembangkan potensinya.
Abdul Harris turut menyampaikan apresiasi kepada panitia serta masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen.
Partisipasi warga dinilainya sangat penting agar kegiatan olahraga tidak berhenti sebagai acara sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi budaya di lingkungan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan generasi muda agar menjauhi berbagai kegiatan yang dinilai dapat merusak masa depan.
Abdul Harris menyebut minuman keras dan narkotika, pornografi, serta perilaku negatif lainnya sebagai hal yang perlu dihindari.
“Kita isi dengan kegiatan positif seperti ini, saling mengingatkan dan menjaga diri kita untuk masa depan,” katanya.
Turnamen antarwarga Pekayon diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang aktif, sehat, dan memiliki ruang untuk menyalurkan bakat melalui olahraga.
