KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melanjutkan agenda pembenahan infrastruktur dengan menyasar sejumlah titik strategis, mulai dari Bulak Kapal, Pasar Baru hingga kawasan Perumnas 3.
Program tersebut mencakup pembangunan Flyover Bulak Kapal, pengaspalan jalan, penataan area perdagangan, serta pembangunan jaringan kabel bawah tanah.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan salah satu proyek yang segera memasuki tahap konstruksi adalah Flyover Bulak Kapal. Pemerintah sebelumnya telah menyelesaikan pembebasan lahan dengan anggaran sekitar Rp120 miliar.
Pembangunan fisik flyover direncanakan dimulai pada Oktober 2026. Proyek tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan konektivitas di kawasan timur Kota Bekasi.
Tri menyampaikan hal itu seusai salat Jumat di Masjid Jami Nurul Ittihad, Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (11/9/2026).
Pemkot Bekasi pada saat bersamaan juga menyiapkan penataan Pasar Baru. Pedagang yang selama ini berjualan di bagian luar akan diarahkan masuk ke dalam bangunan yang telah direnovasi.
Area rooftop turut direncanakan sebagai ruang aktivitas perdagangan dengan dukungan fasilitas awning dan pembangunan lift.
Penataan kawasan pasar akan dilengkapi dengan pengaspalan Jalan Prof. Moh. Yamin. Perbaikan jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan warga dan memperlancar aktivitas di sekitar pusat perdagangan.
Aspek lain yang menjadi perhatian adalah jaringan kabel udara yang masih terlihat semrawut di sejumlah kawasan. Pemerintah mulai menyiapkan jalur ducting untuk memindahkan jaringan kabel ke bawah tanah.
Pelaksanaan awal dilakukan di Perumnas 3 dan ditargetkan berkembang secara bertahap selama tiga tahun.
Tri mengatakan penataan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas ruang kota sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Pemkot Bekasi berharap masyarakat dapat mendukung proses pembangunan agar seluruh program dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat jangka panjang.
