BANDUNG – Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Porprov XV Jawa Barat 2026, Andrian Tedjakusuma, optimistis penyelenggaraan tahun ini dapat berlangsung lebih tertib dan terarah. Optimisme tersebut didukung pembenahan administrasi atlet serta pendampingan terhadap panitia di daerah penyelenggara.
Menurut Andrian, evaluasi Porprov sebelumnya menjadi acuan dalam menyiapkan pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Salah satu perhatian diberikan pada proses pendaftaran dan pemeriksaan keabsahan atlet yang dilakukan lebih awal.
“Pendaftaran atlet dilakukan sebelum pelaksanaan babak kualifikasi cabang olahraga masing-masing. Termasuk untuk keabsahan atlet di masing-masing cabang olahraga yang dilakukan jauh-jauh hari,” kata Andrian di Gedung KONI Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (22/10/2026), sebagaimana dilansir RRI.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi persoalan administratif ketika jadwal pertandingan semakin dekat. Pemeriksaan sejak awal juga ditujukan untuk meminimalkan sengketa terkait mutasi atlet, sehingga status serta kelayakan peserta dapat diselesaikan sebelum kompetisi.
Andrian menyampaikan bahwa nomor pertandingan dan daftar atlet peserta telah melewati tahapan finalisasi. Keduanya sudah ditetapkan melalui surat keputusan sebagai dasar bagi kabupaten dan kota dalam mempersiapkan keikutsertaan mereka.
Di luar administrasi atlet, Panwasrah memberikan pendampingan kepada panitia penyelenggara di Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Depok, serta daerah pendamping dan pendukung. Pendampingan dilakukan pada aspek pembentukan kepanitiaan, pengelolaan anggaran, kesiapan venue, dan koordinasi antarbidang.
Pengawalan tersebut menjadi bagian dari persiapan penyelenggaraan yang secara keseluruhan telah mencapai sekitar 90 persen. Sejumlah tahapan utama sudah diselesaikan, sementara beberapa tempat pertandingan masih membutuhkan kepastian.
“Hanya beberapa venue saja yang masih belum fix dan di pekan ini dipastikan bisa beres. Jadi kalau secara persiapan, sudah sekitar 90 persen,” ujarnya.
Kepastian tempat pertandingan menjadi salah satu kebutuhan teknis yang terus dituntaskan pada tahap akhir persiapan. Penyelesaian tersebut berjalan bersamaan dengan pengawalan kesiapan panitia dan ketertiban administrasi peserta.
Adapun pertandingan perdana Porprov XV Jabar 2026 dijadwalkan dimulai pada 28 Oktober melalui cabang olahraga futsal. Upacara pembukaan akan berlangsung pada 7 November 2026 di Kota Bekasi.
Rangkaian pertandingan yang dimulai sebelum pembukaan menempatkan kesiapan pelaksanaan kompetisi sebagai perhatian dalam sisa waktu persiapan. Panwasrah terus mengawal kebutuhan penyelenggaraan agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai rencana.
Melalui pembenahan administrasi, finalisasi kepesertaan, dan pendampingan panitia, Andrian berharap pelaksanaan Porprov XV Jabar 2026 dapat berjalan lebih tertib. Penuntasan kebutuhan teknis yang tersisa menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran seluruh rangkaian pertandingan.
