BIG 2026 Perkuat Kemitraan Pemkot Bekasi dan Perusahaan untuk Penyediaan Fasilitas Publik

KOTA BEKASI – Bekasi Investment Gathering (BIG) 2026 menjadi sarana Pemerintah Kota Bekasi memperluas kemitraan dengan dunia usaha dalam penyediaan fasilitas publik. Sejumlah perusahaan menyatakan komitmen dukungan pembangunan senilai total Rp1,75 miliar dalam kegiatan tersebut.

Acara yang berlangsung di Pakuwon Mall Bekasi, Minggu (18/10/2026), mempertemukan kebutuhan pembangunan daerah dengan rencana kontribusi perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR.

Dukungan yang mendapat minat dunia usaha mencakup pengadaan gerobak sampah dan kursi roda, pembangunan rumah tidak layak huni, serta penataan taman di kawasan Cut Mutia. Terdapat pula rencana pembangunan gapura di lokasi yang nantinya dikembangkan menjadi kawasan Pecinan.

Untuk memfasilitasi kolaborasi tersebut, Pemkot Bekasi meluncurkan SI-BALAI KEREN melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Nama platform itu merupakan singkatan dari Sistem Bantuan Layanan Izin, Investasi dan Kemitraan Rencana Usaha.

Perusahaan dapat melihat berbagai kebutuhan pembangunan melalui platform tersebut, kemudian memilih program sesuai kemampuan dan bidang usahanya. Bentuk dukungan, nilai kontribusi, serta pencantuman identitas perusahaan pada fasilitas yang dibangun akan disesuaikan dengan ketentuan dan kesepakatan.

Kepala DPMPTSP Kota Bekasi Priyadi Santoso mengatakan, pemerintah ingin membangun hubungan yang berkelanjutan dengan pelaku usaha melalui layanan dan peluang kemitraan.

“Kami ingin Pemerintah Kota Bekasi tidak hanya hadir ketika pelaku usaha membutuhkan perizinan, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam mendukung pengembangan usaha dan peningkatan investasi,” katanya.

Menurut Priyadi, kebutuhan yang ditampilkan mencakup program yang masih memerlukan bantuan, termasuk kegiatan yang telah memiliki anggaran tetapi membutuhkan tambahan pembiayaan. Informasi tersebut akan diperbarui secara berkala agar kesempatan partisipasi tetap terbuka.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan, kemitraan pemerintah dan perusahaan perlu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Ia mengaitkan hal tersebut dengan realisasi investasi Kota Bekasi pada Triwulan I dan II 2026 yang mencapai Rp9,7 triliun atau sekitar 81 persen dari target.

Tri berharap kepercayaan investor terus terjaga melalui kepastian berusaha dan hubungan yang kuat dengan pemerintah.

Dalam BIG 2026, Pemkot Bekasi turut memberikan penghargaan kepada perusahaan berdasarkan kepatuhan perizinan, ketertiban penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), kerja sama dengan UMKM, serta partisipasi TJSL.

Penghargaan itu diharapkan mendorong perusahaan semakin tertib menjalankan kewajiban dan memperluas keterlibatan dalam pembangunan Kota Bekasi.

Wartawan

Wartawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *