Tri Adhianto Dorong Mahasiswa UM Indonesia Jadi Generasi Kritis dan Adaptif

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendorong mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Indonesia untuk membangun karakter kritis, kemampuan beradaptasi, serta keberanian menyampaikan gagasan selama menjalani pendidikan tinggi.

Pesan tersebut disampaikan Tri saat memberikan pengarahan dalam kegiatan orientasi mahasiswa baru UM Indonesia. Ia menilai perubahan status dari siswa menjadi mahasiswa harus disertai dengan perubahan pola pikir dan cara memandang persoalan.

Menurutnya, kampus tidak seharusnya hanya menjadi tempat untuk mengejar nilai, ijazah, dan gelar akademik. Perguruan tinggi juga perlu dimanfaatkan sebagai ruang untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta belajar menghargai perbedaan pendapat.

“Berpendapat itu penting. Berdiskusi itu penting. Kuliah penting, mendapatkan gelar penting, tetapi mengubah mindset jauh lebih penting,” ujar Tri.

Ia juga mengingatkan mahasiswa mengenai cepatnya perubahan dunia profesi akibat perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence atau AI.

Tri menilai mahasiswa tidak perlu takut menghadapi perkembangan teknologi. Menurutnya, AI tetap merupakan alat yang penggunaannya ditentukan manusia.

Karena itu, kemampuan komunikasi, kerja sama, berpikir kritis, dan adaptasi dinilai penting untuk terus dikembangkan selama masa perkuliahan.

Tri juga mengajak mahasiswa untuk tidak melihat kesuksesan sebatas pencapaian pribadi. Menurutnya, generasi muda perlu menjadi pribadi unggul yang sekaligus mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia membuka ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik dan saran mengenai pembangunan Kota Bekasi. Tri menegaskan pemerintah daerah harus terbuka terhadap masukan, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui media sosial.

Menutup pengarahannya, Tri memperkenalkan semangat PETARUNG sebagai nilai yang dapat menjadi pegangan mahasiswa. PETARUNG merupakan akronim dari Pejuang, Empati, Tangguh, Amanah, Responsif, Unggul, Nasionalisme, dan Gigih.

Ia berharap mahasiswa baru UM Indonesia mampu memanfaatkan masa kuliah untuk membangun pengalaman, jejaring, karakter, dan kemampuan menghadapi perubahan sehingga kelak tidak hanya lulus dengan membawa ijazah.

Wartawan

Wartawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *